PENGUMUMAN PENETAPAN LOKASI PEMBANGUNAN SPORT CENTER PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Banjarmasin, Dispora Prov. Kalsel – Penetapan lokasi lahan/kawasan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan guna mewujudkan perkembangan dan prestasi olahraga di Kalimantan Selatan sudah ditentukan.

Adapun dari beberapa pilihan lokasi yang diberikan, Tim Pembangunan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan bahwa lokasi yang dipilih ialah di Kelurahan Sungai Tiung dan Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan dengan luas ±300 hektar.

Penetapan lokasi pembangunan ini diumumkan dengan dikeluarkannya Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan nomor 188.44/0304/KUM/2017 pada tanggal 19 Juni 2017 tentang Penetapan Lokasi Lahan/Kawasan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan, yang berisi:
1. Penetapan lokasi lahan/kawasan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan di Kelurahan Sungai Tiung dan Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru dengan luas ±300 hektar, dengan denah peta lokasi lahan terlampir.
2. Maksud dan Tujuan pembangunan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memenuhi standar nasional dan internasional yang lengkap dan terpusat untuk memajukan perkembangan dan prestasi olahraga di Kalimantan Selatan serta mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Selatan 2016-2021, salah satunya dengan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
3. Pelaksanaan Pengadaan Tanah/ Lahan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan diperkirakan selesai tahun anggaran 2017.
4. Pembangunan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan direncanakan dimulai pada tahun anggaran 2018 dan diperkirakan selesai pada tahun anggaran 2024.

Winda dan Rama. Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Kalsel. 2017

Pembukaan POPDA Tahun 2017 Sekaligus Pembagian Bonus PON dan PEPARNAS 2016 Berlangsung Spektakuler

Rama dan Winda, Dispora Prov. Kalsel Selasa, 28/03/2017

Banjarmasin, Dispora Prov. Kalsel — Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2017 Kalimantan Selatan sekaligus Pembagian Bonus PON dan PEPARNAS 2016 yang digelar di Stadion Mini Pelajar Mulawarman, Sabtu (17/9), berlangsung spektakuler.

Sajian pembukaan POPDA Tahun 2017 berlangsung atraktif, edukatif, dan mengajak partisipasi aktif para penonton. Semarak upacara pembukaan didukung cuaca sejuk tanpa turun hujan.

Sekitar pukul 16.00 WITA, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor tiba dan dilanjutkan dengan defile kontingen yang menghangatkan suasana stadion sekaligus menandakan POPDA Tahun 2017 tersebut dimulai.

Tak lama berselang, Tim Paduan Suara Tenaga Kontrak Dispora Prov. Kalsel menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Patriot dan Mars Bergerak yang diikuti ribuan orang itu pun kompak bernyanyi penuh hikmat sehingga makin menambah semaraknya Upacara Pembukaan POPDA Tahun 2017.

Dan dilanjutkan dengan Pembagian Bonus PON dan PEPARNAS Bandung, Jawa Barat 2016 secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor.

Adapun Tema dari kegiatan ialah “Melalui POPDA 2017 Kita Eratkan Persatuan dan kesatuan Pelajar dalam rangka mewujudkan Olahraga Kalimantan Selatan yang berdaya saing.” Dan Sub Temanya ialah  “POPDA Sarana Pembentukan Atlet Berprestasi Kalimantan Selatan menuju POPNAS 2017.”

Upacara pembukaan POPDA Tahun 2017 Kalimantan Selatan menghabiskan dana sebesar Rp.596.980.000,00. Namun, jumlah tersebut sudah termasuk untuk persiapan awal kegiatan beberapa hari sebelumnya.

POPDA Tahun 2017 diikuti 13 kabupaten kota se Kalsel dengan jumlah 1700 terdiri 1155 atlet, 239 pelatih dan official  serta 306 panitia pelaksana provinsi dengan mempertandingkan sepuluh cabang olahraga seperti gulat, voly pasir, renang, taekwondo, karate, dayung, tinju, judo, panahan dan atletik dilaksanakan di tiga tempat Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura.

Pekan Olahraga Pelajar Daerah Special Olympic Indonesia (POPDA SOIna) Tahun 2017

Banjarbaru – Gelaran Pekan Olahraga Pelajar daerah Special Olympic Indonesia (POPDA SOIna) Tahun 2017 telah memasuki hari akhir.Kabupaten Tanah Laut resmi menyandang predikat sebagai juara umum.

Kabupaten Tanah Laut menjadi juara umum dengan perolehan total 20 emas, 5 perak, dan 1 perunggu dengan jumlah 26 medali. Peringkat kedua dihuni Kabupaten Banjar setelah mengumpulkan 12 medali emas, 6 perak, 13 perunggu dalam total 31 medali.

Sementara Kota Banjarbaru finis di peringkat ketiga dengan mengantongi 8 medali emas, 13 perak, dan 4 perunggu dengan total 25 medali.

Pekan Olahraga Pelajar daerah Special Olympic Indonesia (POPDA SOIna) ditutup pada hari Selasa (14/03/2017) di Lapangan H. Idak.

Daftar perolehan medali Pekan Olahraga Pelajar daerah Special Olympic Indonesia (POPDA SOIna) :

(Rama/Winda)

HASIL RAPAT PERSIAPAN POPDA SOINA (Special Olympic Indonesia) 2017

Special Olympic Indonesia (SoIna) merupakan salah satu organisasi keolahragaan yang khusus menangani para Tuna Grahita yang memiliki hambatan intelektual yang rendah dan memiliki IQ sekitar 60-70 namun memiliki kemampuan dalam berolahraga. Sebelumnya, SoIna ini diurus oleh NPC yang merupakan wadah bagi para atlet yang memiliki kebutuhan khusus namun pada saat ini telah dibantu oleh Dinas Pemuda dan Olahraga agar SoIna dapat terus berkembang menciptakan atlet-atlet unggulan ditengah keterbatasannya.

Rapat persiapan POPDA SOIna pada hari Senin, 6 Maret 2017 merupakan tindak lanjut dari persiapan POPDA SoIna yang akan dilaksanakan di Banjarbaru pada tanggal 13-14 Maret 2017. Adapun pada rapat kali ini, Dispora juga kedatangan Tim NPC dan panitia Tuna Grahita. Diharapkan POPDA soIna dapat menghasilkan prestasi yang baik bagi seluruh tim yang terlibat dalam pelaksanaan POPDA SOIna serta dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Adapun terjalinnya kebersamaan, kepahaman, menjalin komunikasi antara satu dengan yang lain untuk menghindari persoalan-persoalan yang tidak diinginkan pada saat di lapangan.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bapak Abu Sufian selaku pembicara pada rapat persiapan POPDA SoIna ini, yaitu:

  1. Surat edaran pemberitahuan pelaksanaan POPDA SoIna telah diedarkan ke masing-masing Kabupaten/ Kota dan di harapkan dapat di tindak lanjuti secara cepat.
  2. Ada 5 (lima) cabang olahraga yang akan di pertandingkan, diantaranya ialah:
    a. Atletik dengan 8 nomor yang dipertandingkan, bertempat di Lapangan H. Idak, Banjarbaru
    b. Bulu tangkis dengan 3 nomor yang dipertandingkan, bertempat di Dua Rizky
    c. Bocce dengan 2 nomor yang dipertandingkan, bertempat di Lapangan H. Idak
    d. Futsal yang bertempat di Lapangan H. Idak
    e. Renang yang bertempat di Kolam Renang Idaman
  3. Waktu pendaftaran masih berlaku sampai tanggal 12 Maret 2017
  4. Keabsahan peserta akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2017 di SLB Sungai Paring pukul 12.00-selesai
  5. Technical meeting akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2017 di SLB Sungai Paring pukul 16.00-18.00 WITA
  6. Upacara pembukaan akan dilaksanakan pada jam 8.00 WITA- selesai di Lapangan H. Idak. Upacara pembukaan diiringi oleh lagu Mars SoIna.
  7. Jadwal pertandingan dilaksanakan pada tanggal 13-14 Maret 2017.

Adapun persiapan dari atlet yang akan bertanding pada POPDA SoIna ini sedang dalam masa persiapan. Masing-masing kabupaten/kota mengirim minimal 13 atlet kecuali Banjarmasin, Banjarbaru, Tapin, dan Banjar karena memiliki lebih dari 3 (tiga) SLB (Sekolah Luar Biasa).
Saat ini, total atlet yang telah terdaftar ialah sebanyak 193 orang atlet dari berbagai kabupaten/ kota dengan masing-masing 5 pendamping di tiap cabang olahraga

Sumber: Dispora Prov. Kalsel

RAPAT KOORDINASI TEKNIS (RAKORNIS) DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA 2017

Banjarmasin – Pada rapat koordinasi teknis Dispora se-Kalimantan Selatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Maret 2017 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sapta Pesona, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ini menghasilkan beberapa poin yang disampaikan masing-masing oleh Kepala Dinas beserta para Kepala Bidang Dispora.

Pada kesempatan pertama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Zakly Asswan, M.M, menyampaikan bahwa kerjasama merupakan hal utama untuk seluruh Dispora Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan agar dapat bergerak cepat dan tepat demi mewujudkan cita-cita menjadi tuan rumah PON Kalimantan Selatan mendatang.

Adapun paparan kedua disampaikan oleh Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel, yaitu pada tahun ini ada 6 (enam) kegiatan yang akan dilaksanakan untuk menyaring para pemuda Kalimantan Selatan yang berprestasi. Sedangkan, Bidang Pengembangan Kepemudaan menjelaskan bahwa pada tahun 2017 ada 12 (dua belas) kegiatan dimana Kepala Bidang Pengembangan Kepemudaan ini juga berharap kedua belas kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan budget yang telah ditentukan.

Adapun paparan dari bidang keolahragaan ini diawali dari Bidang Pembudayaan Keolahragaan dimana pada tahun ini memiliki 10 (sepuluh) kegiatan dan diharapkan kegiatan yang terlaksana ini dapat melahirkan  peserta yang berprestasi dalam pendidikan olahraga. Sedangkan, dari Kepala Bidang Olahraga Prestasi menerangkan bahwa sekarang Dispora akan memfokuskan diri untuk melaksanakan visi dan misi gubernur yang tidak lain ialah menjadi tuan rumah PON, maka dari itu Dispora juga telah merancang pembangunan sport center yang sekaligus dapat menjadi sport city sehingga sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kalimantan Selatan menjadi lengkap dan dapat memudahkan pencapaian Kalimantan Selatan untuk menjadi tuan rumah PON.

Sumber : Rama dan Winda. Dispora Prov. Kalsel.

Hasil Rapat Kegiatan POPDA Tahun 2017

Banjarmasin, 2 Maret 2017: Demi mewujudkan misi Gubernur Kalimantan Selatan untuk menjadi tuan rumah PON 2024 mendatang, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini telah memulai langkahnya untuk mewujudkan misi tersebut, diantaranya ialah melaksanakan kegiatan POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) untuk menyaring para atlet-atlet yang berbakat dari sejak dini. POPDA yang dilaksanakan pada setiap tahunnya ini tentunya merupakan suatu capaian besar untuk memperoleh serta mengembangkan para atlet yang berbakat terhitung semenjak duduk di bangku sekolah.

POPDA pada tahun 2017 ini merupakan sebuah kegiatan olahraga yang dilakukan dengan kelas perorangan, hal ini dikarenakan perlombaan pada setiap tahun ganjil dengan kelas perorangan sedangkan pada tahun genap dengan kelas beregu.

“Dengan adanya kegiatan POPDA ini, diharapkan semua panitia dan peserta yang mengikuti kegiatan ini melaksanakan dengan sungguh-sungguh serta menjadi contoh bagi masyarakat luas bahwa olahraga itu memang penting adanya dan harus dikembangkan terus-menerus. Untuk itu, saya berharap bahwa acara POPDA ini dapat berjalan dengan lancar dengan sukses serta melahirkan atlet-atlet unggulan yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan” ujar Drs. H. Zakly Asswan, MM selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga pada pertemuan rapat kegiatan POPDA (2/3).

Acara rapat yang dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga ini selanjutnya diisi oleh Bapak Drs. Abu Sufian, M.I.Kom selaku Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan sekaligus narasumber pada rapat ini. Adapun beberapa hal penting yang di sampaikan oleh Bapak Abu dalam rapat ini ialah telah dibagikannya formulir untuk mengisi data kekuatan atlet yang akan bertanding pada POPDA; telah terbentuknya buku pandunan POPDA yang nantinya akan dibagikan kepada masing-masing pelatih dan perwakilan dari Kabupaten/Kota; serta pada pembukaan POPDA pada tanggal 28 Maret mendatang akan dihadiri oleh seluruh SKPD terkait, Pengprov, Bupati/Walikota, dan seluruh dewan yang terkait.

Seperti yang telah diketahui, POPDA pada tahun 2017 ini akan diadakan mulai tanggal 25 – 31 Maret dengan rincian pendaftaran pada 25- 27 Maret, pembukaan acara pada 28 Maret, dan pertandingan berlangsung pada 29-31 Maret 2017 yang bertempat di tiga wilayah, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan

Kalsel Memaksimalkan Fornas 2017

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) – Komisi IV bidang kesra DPRD Kalimantan Selatan mengharapkan, sebagai tuan rumah pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) IV tahun 2017, provinsinya mampu memaksimalkan even tersebut.

“Memang dana pelaksanaan Fornas IV pada APBD kita kecil, tetapi bagaimana cara memaksimalkan even nasional yang akan diikuti seluruh provinsi di Indonesia,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Yazidie Fauzy usai rapat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dipora) Kalsel di Banjarmasin, Senin.

Ia menerangkan, semula dalam APBD Kalsel 2017 untuk sebagai tuan rumah Fornas IV tertera alokasi dana sekitar Rp5 miliar, tetapi sesudah revisi atau evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tinggal Rp800 juta.

“Bayangkan dari rencana anggaran Rp5 miliar menjadi Rp800 juta, bagaimana cara memaksimalkan alokasi dana yang kecil itu,” ujar mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel tersebut.

Namun, lanjutnya, Kalsel jangan kehilangan semangat dan harus saling bahu membabu-menjalin kekompakan agar pelaksanaan Fornas IV yang dijadwalkan Oktober mendatang betul-betul sukses, kendati dengan dana kecil.

Oleh sebab itu, dia berharap, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel turut menunjang kesuksesan Fornas IV, misalnya dengan memanfaatkan anggaran yang memang bisa mengarah pada kegitan even nasional tersebut.

Begitu pula, perusahaan-perusahaan swasta, dan terlebih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di Kalsel atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), mungkin bisa menyisihkan dan kepedulian sosial (CSR) untuk turut menyukseskan Fornas IV, demikian Yazidie.

Sementara Kepala Dispora Kalsel Zakly Aswan mengatakan, kedatangannya bersama staf ke Komisi IV DPRD provinsi setempat untuk melaporkan berbagai persiapan sebagai tuan rumah Fornas IV.

Selain itu, bertukar pikiran atau meminta masukkan dari para wakil rakyat Kalsel agar pelaksanaan Formas IV sukses, baik sebagai tuan rumah maupun selaku peserta even nasional tersebut.

Untuk Fornas IV tersebut Pantia Pelaksana merencanaan 10 venue tersebar pada beberapa tempat dalam “kota seribu sungai” Banjarmasin, antara lain Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Gedung Bundar Sultan Suriansyah (Susu), Stadion 17 Mei, dan Menara Pandang.

Sedangkan cabang olahraga dalam Fornas IV itu antara lain bermain egrang (tungkau), terompah panjang, sumpit, aerobik dan jumba, panco (bapanca), balogo, bagasing, dagongan/tarik tambang, senam poco-poco, dan senam sajojo, serta layang dandang di tengah lapangan

sumber : http://kalsel.antaranews.com/berita/42954/kalsel-memaksimalkan-fornas-2017